10 Langkah Cara Menulis Novel dari Awal hingga Akhir

Halaman kosong itu bisa terasa seperti tantangan. Kamu punya ide, beberapa adegan, mungkin bahkan karakter yang terus-menerus kamu pikirkan, tapi mengubah percikan itu menjadi novel utuh membutuhkan rencana.

Berita baiknya: menyelesaikan sebuah novel bukanlah tentang menunggu inspirasi. Itu tentang menggunakan proses yang membuat Anda terus bergerak bahkan ketika motivasi menurun.

Berikut ini adalah 10 langkah praktis yang digunakan penulis untuk mengubah ide menjadi naskah yang selesai.

Tips cepat: Jika Anda ingin melakukan pengecekan cepat untuk memastikan kejelasan dan nada, jalankan paragraf melalui alat kami. Pemeriksa AI Sebelum Anda melanjutkan menulis.


Hal-hal Penting yang Dapat Dipetik

  • Menulis novel membutuhkan struktur, bukan keberuntungan. Mulailah dengan memilih genre Anda, mendefinisikan janji kepada pembaca, dan berkomitmen pada sudut pandang yang jelas yang mendukung nada cerita Anda.

  • Garis besar sederhana yang menggunakan struktur tiga babak menjaga momentum, sementara karakter yang kuat, konflik yang berlapis, dan dialog yang alami memberikan kedalaman emosional dan daya dorong pada cerita Anda.

  • Gunakan detail sensorik untuk membuat latar belakang menjadi hidup, biarkan tema-tema muncul melalui pilihan dan konsekuensi, dan sempurnakan setiap adegan hingga setiap momen layak berada di sana.

  • Alat AI seperti Undetectable AI dapat mendukung proses brainstorming dan pengeditan tanpa menggantikan kreativitas, membantu memperhalus nada, meningkatkan kejelasan, dan menjaga gaya penulisan unik Anda tetap utuh.


Langkah 1: Pilih Genre yang Tepat untuk Novel Anda

Genre bukan sekadar label. Itu adalah janji kepada pembaca tentang jenis pengalaman yang akan mereka dapatkan.

Sebelum Anda memutuskan, tanyakan pada diri sendiri:

  • Buku apa yang kamu selesaikan dengan cepat karena kamu tidak bisa meletakkannya?
  • Cerita apa yang secara alami Anda bayangkan untuk ditulis?
  • Topik apa yang sebenarnya Anda nikmati untuk diteliti?

Lakukan ini sekarang: Tulis janji genre dalam satu kalimat untuk buku Anda.

Deteksi AI Deteksi AI

Jangan Pernah Khawatir AI Mendeteksi Teks Anda Lagi. Undetectable AI Dapat Membantu Anda:

  • Membuat tulisan dengan bantuan AI Anda muncul seperti manusia.
  • Bypass semua alat pendeteksi AI utama hanya dengan satu klik.
  • Gunakan AI dengan aman dan dengan percaya diri di sekolah dan tempat kerja.
Coba GRATIS

Contoh: “Sebuah novel misteri yang seru dan penuh teka-teki, di mana setiap bab mengungkap tersangka baru dan akhir ceritanya mengubah segalanya.”

Kemudian, sebutkan 3–5 buku yang Anda rekomendasikan kepada seseorang yang akan menyukai novel Anda, ditambah 3 ekspektasi pembaca terhadap genre Anda (kecepatan alur, nada, dan taruhan khas).

Referensi yang berguna: Ringkasan Britannica tentang genre sastra.

Langkah 2: Tentukan Sudut Pandang (POV) Anda Sejak Awal

Sudut pandang membentuk gaya penulisan, ketegangan, dan apa yang diperbolehkan diketahui oleh pembaca.

Jenis-jenis sudut pandang (POV) yang umum:

  • Orang pertama: Dekat dan pribadi, terbatas pada satu sudut pandang.
  • Sudut pandang orang ketiga terbatas: Berfokus pada satu karakter pada satu waktu, dengan narasi yang fleksibel.
  • Sudut pandang orang ketiga yang maha tahu: Sudut pandang yang lebih luas dengan akses ke pikiran berbagai karakter.
  • Orang kedua: Jarang, paling cocok untuk fiksi eksperimental.

Lakukan ini sekarang: Tulis adegan yang sama dengan panjang 300–500 kata. dua kali (orang pertama dan orang ketiga terbatas). Pilih versi yang terasa lebih alami dan lebih tepat.

Referensi yang berguna: Panduan Purdue OWL tentang sudut pandang.

Langkah 3: Buatlah Garis Besar Detail untuk Novel Anda

Membuat kerangka tidak menghilangkan kreativitas. Hal itu mencegah Anda terjebak dalam situasi yang sulit. Sebuah kerangka sederhana bisa berupa daftar titik balik.

Ketika merancang alur cerita yang kompleks dalam sebuah novel, writer’s block menjadi ancaman konstan yang dapat menghambat momentum.

Screenshot antarmuka alat Pembuat Cerita AI yang Tidak Terdeteksi.

Untuk mengatasi hal ini, Anda dapat menggunakan AI yang tidak terdeteksi kami. Generator Cerita Untuk segera menghasilkan alternatif alur cerita dan konsep inti saat merancang alur cerita yang kompleks dalam sebuah novel.

Gunakan Struktur Tiga Bagian

  • Akt 1: Pengenalan, insiden pemicu, dan keputusan besar pertama.
  • Akt 2: Eskalasi, pergeseran titik tengah, dan konsekuensi yang semakin meningkat.
  • Akt 3: Konfrontasi akhir, dampak, dan penyelesaian.

Lakukan ini sekarang: Buatlah 10–15 poin cerita (situasi pembuka, insiden pemicu, rintangan besar pertama, pergeseran titik tengah, kemunduran besar, keputusan klimaks, dan penyelesaian).

Referensi yang berguna: Piramida Freytag (Britannica) untuk struktur cerita klasik.

Halaman muka Penulisan Ulang Esai AI undetectable ai

Ketika Anda merasa kehilangan momentum selama proses penulisan, Anda dapat menggunakan Undetectable AI’s Penulis Ulang Esai AI untuk mengerjakan dan menyempurnakan bagian-bagian naratif tertentu.

Hal ini memungkinkan Anda untuk dengan cepat memperhalus “kekakuan” draf pertama, memastikan gaya penulisan Anda tetap semenarik alur cerita yang telah Anda rencanakan dengan cermat.

Langkah 4: Bangun Karakter yang Meyakinkan yang Ingin Dibaca Pembaca

seorang wanita duduk di tempat tidur dengan laptop dan headphone

Karakter yang menarik adalah karakter yang bertekad, memiliki kelemahan, dan terpaksa membuat pilihan yang sulit.

Mulailah dengan empat dasar:

  • Ingin: Apa yang mereka kira mereka butuhkan.
  • Kebutuhan: Apa yang sebenarnya akan mengubah mereka.
  • Ketakutan: Hal-hal yang mereka hindari atau tolak.
  • Kekurangan: Kebiasaan atau keyakinan yang menimbulkan masalah.

Lakukan ini sekarang: Tulis satu paragraf yang menjawab, “Apa yang tidak akan pernah dilakukan oleh karakter saya, dan dalam situasi apa yang akan memaksa mereka untuk melakukannya?” Titik tekanan itulah yang membuat alur cerita menjadi personal.

Referensi yang berguna: Purdue OWL: Dasar-dasar Penulisan Fiksi.

Langkah 5: Buatlah konflik yang dapat menopang sebuah novel utuh.

Konflik adalah mesin penggerak. Tanpa konflik, adegan-adegan terjadi, tetapi tidak ada yang mendorong alur cerita ke depan.

Konflik utama Anda harus cukup besar untuk bertahan sepanjang novel, bersifat pribadi bagi protagonis, sulit diselesaikan tanpa perubahan, dan terkait dengan tema Anda.

Lakukan ini sekarang: Tulis konflik Anda dalam bentuk kalimat: “Jika protagonis tidak ___, maka ___ akan terjadi.”

Kemudian tambahkan konflik eksternal (peristiwa dan lawan), konflik internal (ketakutan, rasa bersalah, kebanggaan), dan konflik sosial (hubungan dan reputasi).

Langkah 6: Tulis dialog yang terdengar alami dan mendorong alur cerita.

Dialog yang bagus pantas mendapat tempatnya. Idealnya, setiap kalimat meningkatkan taruhannya, mengungkap karakter, menciptakan ketegangan, atau memaksa pengambilan keputusan.

Daftar periksa dialog:

  • Hapus salam dan isi yang tidak perlu kecuali ada ketegangan di sana.
  • Biarkan karakter menginterupsi, menghindar, atau mengganti topik pembicaraan.
  • Gunakan makna tersembunyi: apa yang mereka maksudkan versus apa yang mereka katakan.
  • Tambahkan adegan aksi agar tidak terkesan seperti kepala yang mengambang.

Lakukan ini sekarang: Bacalah dialog Anda dengan suara keras. Jika Anda tidak akan mengatakannya, tulis ulang hingga terdengar seperti sesuatu yang mungkin diucapkan oleh orang sungguhan dalam situasi tekanan.

Jika suatu bagian terasa kaku atau terlalu formal, lakukan revisi cepat dengan AI yang tidak terdeteksi dan kemudian sesuaikan agar tetap terdengar seperti Anda.

Langkah 7: Buat Pengaturan Anda Terasa Nyata (Tanpa Terlalu Banyak Penjelasan)

Latar belakang lebih dari sekadar pemandangan. Ia membentuk apa yang diperhatikan, ditakuti, dan dihargai oleh karakter.

Gunakan detail sensorik dengan tujuan yang jelas:

  • Suara yang mengganggu momen tersebut.
  • Satu aroma yang mengikat kenangan atau suasana hati.
  • Satu tekstur atau suhu yang membuat karakter bereaksi.
  • Satu detail visual yang menandakan status, bahaya, atau kenyamanan.
  • Satu respons emosional dari karakter POV.

Lakukan ini sekarang: Tulis sebuah gambaran latar belakang berisikan 150 kata menggunakan kelima indra. Pertahankan hanya detail yang memengaruhi suasana hati, keputusan, atau ketegangan.

Langkah 8: Biarkan Tema Muncul Melalui Pilihan dan Akibatnya

Tema bukanlah pelajaran. Itu adalah pertanyaan yang terus mengitari cerita Anda, terlepas dari apakah Anda menamainya atau tidak.

Lakukan ini sekarang: Tulis tema Anda dalam bentuk pertanyaan (bukan slogan).

Contoh: “Apa yang bersedia kamu korbankan untuk menjadi orang yang ingin kamu jadi?” Kemudian buat adegan-adegan yang memaksa karaktermu untuk menjawabnya.

Langkah 9:  Gunakan AI sebagai mitra brainstorming dan revisi.

AI dapat membantu saat Anda buntu atau saat sebuah paragraf tidak berjalan dengan baik. Gunakan AI sebagai mitra brainstorming, bukan sebagai penulis bayangan.

Cara praktis untuk menggunakannya:

  • Cari ide alternatif untuk sebuah adegan saat Anda merasa buntu.
  • Buatlah rintangan atau hambatan yang lebih kuat untuk bab berikutnya.
  • Perketat kalimat yang terasa bertele-tele atau tidak jelas.
  • Periksa konsistensi nada di seluruh bab agar nada suara tetap konsisten.

Biarkan keputusan akhir tetap menjadi hak Anda. Tugas Anda adalah memilih apa yang pantas masuk ke dalam cerita Anda dan menghilangkan sisanya.

Langkah 10: Revisi dan Edit dalam Lapisan

Revisi bekerja paling baik ketika Anda menangani satu lapisan pada satu waktu:

  1. Struktur: Apakah alur cerita tetap kohesif dari awal hingga akhir?
  2. Lintasan karakter: Apakah protagonis mengalami perubahan yang meyakinkan?
  3. Pacing: Di mana bagian yang lambat, dan di mana bagian yang cepat?
  4. Penyuntingan adegan: Apakah setiap adegan layak ada di sana?
  5. Revisi teks: Apakah kalimat-kalimatnya jelas, spesifik, dan tidak berulang-ulang?
  6. Penyuntingan: Pemeriksaan tata bahasa, ejaan, dan kelancaran teks.

Lakukan ini sekarang: Berikan label pada setiap adegan sesuai fungsinya (meningkatkan ketegangan, mengungkap karakter, menciptakan konflik, mengubah alur cerita). Jika suatu adegan tidak memiliki fungsi, revisi atau hapus adegan tersebut.

Referensi yang berguna: Pusat Penulisan UNC: merevisi draf.

Tingkatkan Tulisan Anda dengan AI yang Tidak Terdeteksi

Apabila Anda mengalami kebuntuan dalam suatu adegan atau membutuhkan ide segar, AI yang memanusiakan manusia dalam Undetectable AI dapat membantu Anda menjelajahi berbagai sudut pandang. 

Tangkapan layar AI yang tidak terdeteksi yang menunjukkan antarmuka alat Pendeteksi AI dan Humanizer yang canggih

Ini sangat berguna untuk menciptakan latar belakang karakter, mengusulkan plot twist yang tak terduga, dan merumuskan ulang kalimat yang canggung yang mengganggu alur cerita.

Untuk menyempurnakan draf akhir, gunakan layanan kami. Pemeriksa Tata Bahasa Untuk memperbaiki tanda baca, memperjelas kalimat, dan mendeteksi kesalahan kecil tanpa mengubah gaya penulisan Anda.

Antarmuka alat pemeriksa tata bahasa bebas AI yang tidak terdeteksi

AI yang tidak terdeteksi membantu tulisan Anda tetap jelas dan asli sambil mempertahankan gaya penulisan Anda.

Jika Anda ingin menggunakan AI dengan baik, anggaplah sebagai alat bantu, bukan sebagai kruk. Biarkan AI mendukung gaya penulisan alami Anda tanpa mengambil alih keputusan kreatif.

Jika digunakan dengan efektif, hal ini dapat membantu Anda mengatasi blok penulis, menjaga konsistensi gaya penulisan, dan menyempurnakan setiap bab sambil tetap mempertahankan ciri khas cerita Anda.

Pertanyaan Umum

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menulis sebuah novel?

Banyak penulis menyelesaikan draf pertama dalam waktu 3–12 bulan, tergantung pada waktu, genre, dan proses yang digunakan. Konsistensi lebih penting daripada kecepatan.

Berapa banyak kata yang seharusnya ada dalam sebuah novel?

Jumlah kata bervariasi tergantung genre, tetapi banyak novel dewasa memiliki jumlah kata sekitar 70.000–100.000 kata. Jika Anda tidak yakin, targetkan rentang yang umumnya didukung oleh genre Anda dan sesuaikan setelah revisi.

Bagaimana cara menulis dialog yang tidak terdengar palsu?

Bacalah dengan lantang, hapus bagian yang tidak perlu, dan pastikan setiap baris menciptakan ketegangan, mengungkapkan karakter, atau memaksa pilihan. Jika masih terdengar kaku, jalankan potongan tersebut melalui AI Humanizer untuk memperhalus kalimat tanpa mengubah maknanya.

Coba Undetectable AI hanya dengan satu klik pada widget di bawah ini dan biarkan kreativitas Anda mengalir tanpa hambatan!

Siap Memulai Novel Anda?

Menulis novel adalah sebuah perjalanan, dan jalan setiap penulis terlihat berbeda.

Langkah-langkah ini bukanlah aturan yang kaku. Mereka adalah alat yang dapat Anda gunakan, campurkan, dan sesuaikan sesuai kebutuhan.

Ingat, tulisan terbaik adalah tulisan yang autentik. Alat seperti Humanizer dapat membantu memperhalus bagian-bagian yang kasar, tetapi suara Anda lah yang membuat cerita tersebut layak dibaca.

Mulailah novel Anda hari ini, dan biarkan suara Anda terwujud di setiap halaman, bahkan dalam draf pertama yang berantakan.

Siap untuk memastikan tulisan Anda menonjol?

Coba AI yang tidak terdeteksi Untuk memperhalus kejelasan dan aliran teks sambil tetap mempertahankan gaya penulisan Anda.