Terkadang, kita ingin mengatakan sesuatu dengan cara yang terdengar lebih pintar atau lebih keren dari biasanya.
Perifrasis adalah perangkat retoris yang memungkinkan kita melakukan hal itu. Meskipun mungkin terdengar seperti konsep yang sangat sulit untuk dipahami, ini adalah sesuatu yang mungkin pernah Anda gunakan di masa lalu.
Mari kita berikan beberapa petunjuk:
Kota yang tidak pernah tidur
Cinta dalam hidupku
Raja hutan
Alih-alih menyebutkan nama (New York, singa, dll.), Anda menggantinya dengan frasa yang lebih panjang, lebih deskriptif, atau lebih berwarna.
Para penulis dan pembicara menggunakan teknik ini untuk menambahkan rasa pada apa yang ingin mereka sampaikan. Tetapi jika tidak digunakan dengan benar, bisa terdengar seperti Anda berusaha terlalu keras.
Jadi, apa sebenarnya perifrasis itu, dan kapan Anda harus menggunakannya?
Mari kita mulai.
Hal-hal Penting yang Dapat Dipetik
- Perifrasis, sering disebut “sirkumlokusi”, adalah perangkat retoris yang menggunakan frasa yang lebih panjang dan lebih deskriptif untuk mengekspresikan ide yang dapat dinyatakan dalam satu kata.
- Berasal dari kata Yunani yang berarti “berbicara di sekitar”, kata ini berfungsi untuk menambahkan rasa puitis, nuansa, atau suasana hati tertentu pada tulisan yang mungkin tidak dimiliki oleh bahasa langsung.
- Hal ini biasanya digunakan sebagai alat diplomasi, seperti menggunakan eufemisme seperti “meninggal dunia” untuk mendiskusikan topik-topik sensitif dengan lebih penuh kasih dan tidak terlalu blak-blakan.
- Meskipun efektif untuk menciptakan penekanan atau menghindari kosakata yang berulang-ulang, penggunaan perifrasis secara berlebihan dapat menyebabkan prosa yang bertele-tele dan “berantakan” yang membingungkan pembaca.
- Untuk memastikan bahasa deskriptif Anda tetap menarik tanpa menjadi terlalu padat, Anda dapat menggunakan Undetectable AI untuk membantu menyeimbangkan frasa Anda agar berdampak maksimal.
Apa Itu Perifrasis?
Perifrasis berasal dari kata Yunani “periphrazein,” yang berarti “berbicara di sekitar.” Itulah yang dilakukannya. Alih-alih mengatakan sesuatu secara langsung, Anda mengitari kata tersebut dengan lebih banyak kata.
Definisi Perifrasis
Definisi teknisnya? Ini adalah kiasan di mana Anda menggunakan frasa yang lebih panjang untuk mengekspresikan sesuatu yang bisa dikatakan lebih sederhana.
Namun, inilah masalahnya. Perifrasis bukan hanya tentang menambah jumlah kata untuk memenuhi persyaratan esai yang diberikan oleh guru Anda. Perifrasis memiliki tujuan yang sebenarnya dalam komunikasi.
Jangan Pernah Khawatir AI Mendeteksi Teks Anda Lagi. Undetectable AI Dapat Membantu Anda:
- Membuat tulisan dengan bantuan AI Anda muncul seperti manusia.
- Bypass semua alat pendeteksi AI utama hanya dengan satu klik.
- Gunakan AI dengan aman dan dengan percaya diri di sekolah dan tempat kerja.
Apabila dilakukan dengan benar, hal ini akan menambah kedalaman, nuansa, atau penekanan pada apa yang Anda katakan.
Perbedaan antara perifrasis dan hanya bertele-tele yang tidak perlu adalah pada niat. Perifrasis disengaja. Bertele-tele biasanya tidak disengaja.
Contoh Perifrasis
Mari kita lihat beberapa contoh nyata agar Anda dapat melihat cara kerjanya.
Perifrasis Sejarah dan Sastra
Shakespeare menyukai perangkat ini. Di Hamlet, alih-alih mengatakan “kematian,” ia menulis “negara yang belum ditemukan yang dari kuburannya tidak ada pelancong yang kembali.” Itu jauh lebih puitis daripada sekadar mengatakan seseorang telah meninggal.
Homer sering menggunakan perifrasis dalam “The Odyssey”. Dia menyebut laut sebagai “laut yang gelap seperti anggur.” Dia menyebut fajar sebagai “fajar yang kemerahan.” Ungkapan-ungkapan ini melukiskan gambaran, bukan hanya menyatakan fakta.
Perifrasis Setiap Hari
Anda menggunakan perifrasis lebih banyak daripada yang Anda sadari. Ketika Anda mengatakan “meninggal dunia” dan bukannya “meninggal”, itu (secara teknis) adalah eufemisme, yaitu suatu jenis perifisis.
Ketika Anda menyebut mobil Anda sebagai “tunggangan saya” atau “roda saya”, Anda melakukannya lagi.
Contoh umum lainnya:
- “Malaikat Maut” untuk kematian
- “Permainan yang indah” untuk sepak bola
- “Sahabat terbaik manusia” untuk anjing
- “Gaya gravitasi”, bukan hanya “gravitasi”
Perifrasis Profesional
Penulisan bisnis penuh dengan hal ini. Orang-orang mengatakan “pada saat ini” dan bukannya “sekarang”. Mereka menulis “karena fakta bahwa” ketika “karena” akan bekerja dengan baik. Tim pemasaran menyebut pelanggan sebagai “mitra berharga dalam perjalanan kami”, bukan hanya “pelanggan”.”
Penulisan akademis memiliki versinya sendiri. Para peneliti menulis hal-hal seperti “menunjukkan kecenderungan untuk menunjukkan” ketika mereka bisa saja mengatakan “menunjukkan.”
Tidak semua contoh ini merupakan penggunaan perifrasis yang baik. Beberapa di antaranya hanyalah kekacauan verbal. Kita akan membahas perbedaan itu nanti.
Bagaimana Perifrasis Digunakan dalam Komunikasi

Perifrasis muncul di berbagai jenis komunikasi, masing-masing dengan alasan tersendiri untuk menggunakannya.
Dalam Penulisan Kreatif
Penulis fiksi menggunakan perifrasis untuk mengatur suasana hati dan nada. Karakter yang mengatakan “pelukan dingin dari tidur abadi” dan bukannya “kematian” mengungkapkan sesuatu tentang kepribadian mereka.
Mereka mungkin terlalu dramatis, berpendidikan tinggi, atau mencoba melunakkan kenyataan pahit.
Bagian deskriptif juga mendapat manfaat dari perifrasis. “Bola emas tenggelam di bawah cakrawala” menciptakan perasaan yang berbeda dari “matahari terbenam.” Tidak ada yang salah. Mereka hanya mencapai hal yang berbeda.
Puisi sangat bergantung pada perangkat ini. Penyair menghindari bahasa langsung untuk menciptakan lapisan makna. Mereka ingin Anda berhenti sejenak dan memikirkan kata-katanya, bukan hanya membaca sekilas.
Dalam Pidato Formal
Para politisi dan pembicara publik menggunakan perifrasis secara strategis. Mengatakan “kita sedang mengalami hambatan ekonomi” terdengar lebih baik daripada “ekonomi sedang payah.” Hal ini akan melunakkan pukulan sambil tetap mengomunikasikan masalahnya.
Perifrasis eufemistik membantu orang mendiskusikan topik yang tidak nyaman. Para profesional medis mengatakan “meninggal dunia” atau “kami kehilangan mereka” karena hal ini terasa lebih berbelas kasih daripada secara blak-blakan menyatakan seseorang meninggal.
Bahasa hukum sering kali penuh dengan perifrasis, meskipun biasanya digunakan untuk ketepatan dan bukan gaya.
“Pihak pertama” secara teknis berarti sesuatu yang spesifik dalam sebuah kontrak, meskipun terdengar konyol bagi orang awam.
Dalam Percakapan Sehari-hari
Anda mungkin menggunakan perifrasis ketika Anda mencoba untuk bersikap sopan atau diplomatis. Alih-alih mengatakan “Anda salah,” Anda mungkin mengatakan “Saya melihat sesuatu dengan cara yang sedikit berbeda.” Alih-alih mengatakan “itu jelek,” Anda bisa mengatakan “itu bukan gaya saya.”
Konteks budaya memainkan peran yang sangat besar di sini. Beberapa budaya menghargai komunikasi tidak langsung dan menggunakan perifrasis sebagai tanda penghormatan. Budaya lain lebih menyukai keterusterangan dan menganggap bahasa yang berbelit-belit sebagai sesuatu yang tidak jujur atau membingungkan.
Dalam Komunikasi Digital
Budaya internet telah menciptakan bentuk perifrasisnya sendiri. Meme dan lelucon di dalam sering kali mengandalkan mengatakan sesuatu tanpa mengatakannya secara langsung. “Energi karakter utama” alih-alih “bertindak mementingkan diri sendiri.” “Ini memberi...” alih-alih “ini sepertinya.”
Keterangan media sosial menggunakan perifrasis untuk menciptakan kepribadian dan suara. Sebuah merek mungkin mengatakan “obsesi favorit baru Anda” alih-alih hanya menamai produk mereka.
Mengapa Penulis dan Pembicara Menggunakan Perifrasis
Jadi, mengapa repot-repot membicarakan sesuatu ketika Anda bisa mengatakannya secara langsung? Sebenarnya ada beberapa alasan yang bagus.
Untuk Menciptakan Penekanan
Ungkapan yang lebih panjang dan lebih rumit menarik perhatian. Ketika Martin Luther King Jr. berkata, “Busur alam semesta moral itu panjang, tetapi melengkung ke arah keadilan,” dia bisa saja mengatakan, “Segalanya akan menjadi lebih baik pada akhirnya.” Tapi itu tidak akan beresonansi sama.
Kata-kata tambahan memaksa pendengar untuk memperlambat dan memperhatikan. Anda membuat mereka bekerja sedikit, yang secara paradoks membuat pesan lebih mudah diingat.
Untuk Menghindari Pengulangan
Jika Anda menulis tentang anjing dan Anda sudah menggunakan kata “anjing” lima kali dalam satu paragraf, menyebut mereka “sahabat anjing” atau “teman berkaki empat” akan memberikan variasi kepada pembaca.
Hal ini lebih penting pada bacaan yang lebih panjang. Tidak ada yang ingin membaca kata benda yang sama berulang kali, jadi perifrasis membantu Anda mempertahankan aliran tanpa terdengar berlebihan.
Untuk Menambahkan Lapisan Makna
Bahasa langsung memang bersih, tetapi juga datar. Ketika Anda menggunakan perifrasis, Anda dapat mengemas konotasi dan asosiasi yang tidak dapat disampaikan dengan kata sederhana.
Menyebut seseorang sebagai “arsitek dari kejatuhannya sendiri” lebih dari sekadar mengatakan “mereka gagal”. Hal ini menyiratkan pilihan yang disengaja, konstruksi, dan ironi.
Untuk Mencocokkan Nada dan Gaya
Sebuah novel Victorian menggunakan bahasa yang berbeda dari thriller modern. Perifrasis membantu membangun dunia yang Anda ciptakan.
Penulis fantasi mungkin menggunakan peribahasa yang rumit untuk membuat dunia mereka terasa lebih mistis. Fiksi kontemporer menggunakan bahasa yang lebih sederhana agar terasa langsung dan nyata.
Mencocokkan ekspektasi audiens Anda juga penting. Penulisan akademis memiliki konvensi tertentu. Begitu juga dengan komunikasi bisnis. Menggunakan perifrasis yang tepat menunjukkan bahwa Anda memahami konteksnya.
Untuk Melembutkan atau Mengaburkan
Terkadang Anda perlu mendiskusikan sesuatu yang sensitif atau tidak menyenangkan. Perifrasis memberi Anda cara untuk membahas topik tanpa bersikap kasar atau menyinggung.
Namun, ada garis tipis di sini. Menggunakan perifrasis untuk membingungkan atau menyesatkan orang dengan sengaja, merupakan sebuah manipulasi.
Perusahaan yang menyembunyikan berita buruk di balik bahasa yang samar-samar bukanlah tulisan yang cerdas, melainkan tidak jujur.
Untuk Membuat Gambar
“Negeri matahari tengah malam” melukiskan gambaran yang tidak dimiliki oleh “Norwegia”. Perifrasis deskriptif membantu pembaca memvisualisasikan dan terhubung secara emosional dengan apa yang Anda katakan.
Hal ini bekerja dengan sangat baik dalam pemasaran dan periklanan. “Pengalaman menikmati cokelat” terdengar lebih menarik daripada “makan cokelat”, meskipun pada dasarnya memiliki arti yang sama.
Perifrasis vs Bahasa Biasa
Tetapi, kapan perifrasis menyempurnakan tulisan Anda, dan kapan perifrasis mengurangi tulisan Anda?
Ketika Perifrasis Bekerja
Perifrasis yang baik akan menambahkan sesuatu yang dibutuhkan oleh tulisan Anda. Perifrasis menciptakan suasana, membangun suara karakter, atau membuat ide yang rumit menjadi lebih mudah diakses melalui perbandingan yang sudah dikenal.
Jika menghilangkan frasa perifrasis akan membuat tulisan Anda kurang efektif, berarti Anda menggunakannya dengan baik. Jika bahasa tidak langsung lebih sesuai dengan tujuan Anda daripada bahasa langsung, pertahankan.
Konteks sastra dan kreatif menciptakan lebih banyak ruang untuk perifrasis. Pembaca mengharapkan dan menikmati bahasa yang rumit dalam genre tertentu. Sebuah epik fantasi harus terdengar berbeda dari buku petunjuk.
Ketika Bahasa Sederhana Lebih Baik
Penulisan teknis membutuhkan kejelasan di atas segalanya. Jika Anda menjelaskan cara menggunakan perangkat lunak atau menjelaskan prosedur medis, hindari frasa-frasa yang rumit. Katakan saja apa yang Anda maksud.
Komunikasi bisnis biasanya juga mendapat manfaat dari keterusterangan. Rekan kerja Anda tidak perlu menyebut rapat sebagai “sesi ide kolaboratif”. Ini hanya sebuah rapat.
Penulisan akademis berjalan di garis yang tipis. Anda membutuhkan ketelitian, dan terkadang membutuhkan frasa yang lebih panjang. Namun, tulisan akademis juga memiliki kecenderungan untuk menggunakan sepuluh kata di mana tiga kata saja sudah cukup. Lawanlah naluri itu.
Faktor Keterbacaan
Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa bahasa yang lebih sederhana menjangkau audiens yang lebih luas. Jika tujuan Anda adalah pemahaman yang maksimal, bahasa yang sederhana akan selalu mengalahkan perifrasis yang rumit.
Namun, keterbacaan tidak selalu menjadi satu-satunya tujuan. Kadang-kadang Anda menulis untuk gaya, kesenangan, atau ekspresi artistik.
Dalam hal ini, prioritaskan apa yang sesuai dengan visi kreatif Anda.
Tanyakan pada diri Anda: siapa pembaca saya, dan apa yang mereka butuhkan? Sebuah postingan blog untuk pembaca umum membutuhkan bahasa yang lebih jelas dan lebih langsung daripada karya fiksi sastra.
Kesalahan Umum Saat Menggunakan Perifrasis
Bahkan, penulis yang sudah berpengalaman pun terkadang mengacaukan penggunaan perifrasis. Berikut ini adalah perangkap terbesar.
Kesalahan 1: Menggunakannya untuk Terdengar Cerdas
Menulis “memanfaatkan” dan bukannya “menggunakan” tidak selalu membuat Anda terdengar lebih cerdas. Terkadang, hal ini membuat Anda terdengar seperti berusaha terlalu keras.
Hal yang sama berlaku untuk frasa seperti “agar” (cukup katakan “untuk”), “dengan tujuan” (katakan “untuk”), atau “jika” (katakan “jika”). Semua ini menambah panjang tanpa menambah makna.
Pembaca Anda secara alami akan tertarik pada bahasa yang sederhana. Mereka akan lebih menghargai komunikasi yang jelas daripada terkesan dengan frasa yang rumit dan tidak perlu.
Kesalahan 2: Mengaburkan Makna yang Sebenarnya
Beberapa penulis menggunakan begitu banyak perifrasis sehingga pembaca tidak tahu apa yang sebenarnya mereka katakan. Hal ini sering terjadi dalam komunikasi perusahaan dan penulisan akademis.
Jika seseorang harus membaca kalimat Anda tiga kali untuk memahaminya, maka kalimat tersebut tidak tepat sasaran. Kerumitan demi kerumitan itu sendiri tidaklah membantu.
Perifrasis yang baik memperjelas atau memperkaya makna. Perifrasis yang buruk menyembunyikannya.
Kesalahan 3: Mencampur Register dengan Canggung
Anda tidak bisa memasukkan majas Shakespeare yang rumit ke dalam tulisan kasual modern dan berharap itu berhasil. Pergeseran nada akan mengejutkan pembaca Anda.
Konsistensi itu penting. Jika Anda menulis dengan suara kontemporer, perifrasis Anda juga harus terasa kontemporer. Sesuaikan pilihan gaya Anda dengan nada keseluruhan Anda.
Kesalahan 4: Menggunakannya secara berlebihan
Satu atau dua frasa perifrasis yang ditempatkan dengan baik bisa menyempurnakan tulisan Anda. Lima belas di antaranya dalam satu paragraf menjadi melelahkan untuk dibaca.
Gunakan perifrasis secukupnya dan biarkan tulisan Anda bernafas. Tidak semua kata benda membutuhkan alternatif yang mewah.
Memastikan Tulisan Anda Terdengar Alami
AI yang tidak terdeteksi AI Humanizer menjadi berguna saat Anda merevisi dan ingin memastikan perifrasis Anda terdengar seperti sesuatu yang akan diucapkan oleh manusia sungguhan.

Frasa yang kaku dan canggung yang secara teknis memenuhi syarat sebagai perifrasis masih terbaca dengan buruk. Tujuannya adalah bahasa yang terdengar alami yang meningkatkan dan bukannya mengganggu.
Menjalankan pekerjaan Anda melalui humanizer dapat membantu menangkap frasa yang terdengar artifisial atau terlalu rumit.
Perifrasis terbaik terasa mudah, seakan-akan ini adalah cara yang paling alami untuk mengekspresikan ide tertentu. Jika terasa dipaksakan, mungkin memang demikian.
Ketika Lebih Sedikit Kata Tidak Cukup
Perifrasis adalah salah satu perangkat retorika yang bekerja paling baik ketika Anda hampir tidak menyadarinya. Jika digunakan dengan terampil, perifrasis akan menambah warna, nuansa, dan kepribadian pada tulisan Anda.
Jika digunakan dengan buruk, ini hanya membuat Anda terdengar sok atau tidak jelas.
Kuncinya adalah memahami tujuan dan audiens Anda. Fiksi sastra memiliki kebutuhan yang berbeda dengan email bisnis. Puisi mengikuti aturan yang berbeda dari dokumentasi teknis.
Ingatlah bahwa tulisan yang baik adalah yang pertama berkomunikasi dengan jelas dan yang kedua bergaya. Jika frasa Anda yang rumit justru membingungkan daripada memperjelas, sederhanakan saja.
Ingin memastikan tulisan Anda memiliki keseimbangan yang tepat antara bakat kreatif dan keterbacaan yang alami? Cobalah AI yang Tidak Terdeteksi AI Humanizer untuk menyempurnakan perifrasis Anda dan memastikan bahasa Anda terdengar seperti manusia.
Pastikan tulisan Anda tetap jelas dan sempurnakan dengan AI yang tidak terdeteksi.