Bagaimana Menulis Esai Persuasif: Kiat dan Langkah Utama

Menulis esai bukanlah hal yang paling disukai oleh semua orang. Semua mahasiswa saat ini atau mantan mahasiswa dapat membuktikan hal tersebut. Ditugaskan untuk menulis esai dapat menjadi pengalaman yang menegangkan dan penuh kecemasan. Namun, dengan memahami cara menulis esai yang persuasif, yang menarik rasa ingin tahu dan perhatian guru, dapat mengubah semua itu. 

Menulis esai persuasif tidak harus menjadi pengalaman negatif yang ditakuti atau ditunda-tunda hingga menit terakhir. Ini bisa menjadi pengalaman belajar yang luar biasa dan memberikan hasil yang luar biasa dengan produk akhir jika Anda tahu cara menulis esai yang menarik sejak awal. 

Apa yang dimaksud dengan Esai Persuasif? 

Esai persuasif adalah esai yang tidak hanya menarik perhatian pembaca, tetapi juga mengajarkan sesuatu kepada mereka, esai yang menggugah mereka dengan cara yang menggugah pikiran. Esai persuasif mampu melakukan hal ini sambil menyajikan kepada pembaca argumen dan informasi yang kuat tentang pokok bahasan yang menyinari topik secara keseluruhan. 

Menulis sebanyak mungkin untuk mencapai jumlah kata yang diinginkan adalah satu hal. Membuat tulisan yang membujuk pembaca atau membuat mereka mempertanyakan pengetahuan yang telah mereka miliki tentang suatu topik dan melihat segala sesuatunya dengan cara yang berbeda adalah hal yang berbeda. 

Mampu menulis esai persuasif adalah keterampilan yang kuat untuk dimiliki di dunia akademis yang dapat dengan mudah ditransfer ke dunia profesional di kemudian hari. Memahami apa yang diperlukan untuk menulis secara persuasif dan memikat audiens dengan argumen dan prosa yang menarik adalah sebuah kekuatan super dalam masyarakat saat ini mengingat begitu banyak orang yang bekerja dengan cepat dan tanpa berpikir panjang untuk mencapai jumlah kata dan memenuhi tenggat waktu. 

Apa Saja Tiga Elemen Esai Persuasif

Tanpa memahami komponen-komponen utama dalam menulis esai persuasif, Anda mungkin tidak akan dapat memberikan pengalaman yang benar-benar menarik dan memikat. Menjadi penulis yang hebat bukan hanya tentang pandai merangkai kata, tetapi juga tentang memahami cara menyusun cerita dan menceritakannya dengan cara yang akan terhubung secara mendalam dengan pembaca. 

Bercerita bukan hanya untuk fiksi. Dan terhubung dengan pembaca dapat dilakukan tanpa memandang subjek atau format tulisan yang sedang Anda kerjakan, apakah itu cerita pendek atau esai. Manusia memiliki kecenderungan untuk bercerita, hal ini sudah menjadi bagian dari kemanusiaan sejak awal. Jadi, memahami bagaimana cara bercerita dan memasukkan elemen-elemen kunci persuasi untuk membuat esai yang menarik merupakan hal yang penting bagi manusia. 

Etos

Kredibilitas adalah kuncinya. Pembaca ingin mengetahui bahwa penulisnya kredibel saat mengonsumsi konten mereka. Ketika membaca sebuah esai, pembaca ingin mengetahui bahwa penulis mengambil informasi yang tepat dari tempat yang tepat dan melakukan penelitian yang cukup untuk menciptakan karya yang berharga, faktual, dan menarik. Etos adalah proses menyampaikan kredibilitas dan kepercayaan dengan tidak hanya menjadi otoritatif dalam tulisan dengan mencari informasi yang kredibel, tetapi juga dengan memastikan bahwa tulisan itu baik, tidak ada kesalahan ketik atau kesalahan tata bahasa, dan bahwa struktur dan isi esai itu persuasif dan layak untuk dibaca.

Pathos

Membangkitkan emosi tertentu pada pembaca Anda dapat memicu hubungan dengan cara meyakinkan pembaca untuk merasakan apa yang Anda ingin mereka rasakan. Anda dapat membangkitkan emosi tertentu dengan menggunakan kata-kata tertentu atau menceritakan kisah-kisah yang secara psikologis dan emosional akan membuat pembaca Anda berada di halaman yang sama dengan Anda, membuat mereka merasakan dan mempercayai pesan atau argumen yang Anda sampaikan dalam tulisan Anda. Pathos adalah hal yang membuat begitu banyak postingan di media sosial menjadi viral dengan menghubungkan orang-orang pada tingkat yang dalam dengan memanfaatkan respons emosional manusia seperti kemarahan, kegembiraan, empati, frustrasi, atau humor. 

Logo

Memancing emosi dengan kesedihan sangatlah penting. Tetapi Anda juga perlu menarik otak manusia yang logis. Logika adalah cara Anda menarik logika dalam upaya Anda untuk melakukan persuasi. Untuk melakukan ini, Anda perlu membuat argumen yang jelas dan masuk akal. Menggunakan statistik, kutipan, dan fakta dalam tulisan Anda akan membuat Anda lebih mudah untuk menarik sisi logis manusia. Membuat hubungan yang jelas dengan menggunakan data historis atau analogi dan tidak ada celah dalam argumen Anda akan meningkatkan pengalaman membaca bagi audiens dan meningkatkan kredibilitas Anda sebagai sumber dan penulis yang tepercaya. 

Apa Saja Tips Terbaik untuk Menulis Esai yang Persuasif dan Menarik

Sekali lagi, Anda tidak hanya melemparkan kata-kata di atas kertas untuk memenuhi jumlah kata atau tenggat waktu. Anda membuat esai persuasif yang akan terhubung dengan pembaca dan mendorong hasil yang spesifik dan diinginkan. Anda harus membuat perencanaan yang tepat. 

Membuat esai yang persuasif tidak mungkin dilakukan tanpa mengambil langkah yang tepat untuk mencapainya. Anda tidak akan mencapai apa yang Anda inginkan jika Anda hanya duduk dan mulai menulis. Untuk menulis esai persuasif, Anda perlu melakukan langkah-langkah berikut ini untuk memastikan hasil yang terbaik. 

Membuat Garis Besar

Petakan terlebih dahulu ide dan struktur esai Anda. Buatlah struktur dengan subjudul utama pendahuluan, isi, dan kesimpulan. Setelah Anda memiliki struktur tersebut, mulailah menyempurnakan setiap bagian dengan poin-poin penting dan argumen yang akan Anda bahas. 

Menulis dengan Tujuan

Miliki tujuan spesifik dalam pikiran Anda saat menulis. Pahami dengan tepat apa yang ingin Anda sampaikan dan poin atau argumen apa yang ingin Anda sampaikan. Jika Anda tidak memiliki ini sebagai bintang penuntun Anda, Anda akan berjalan melalui hutan tanpa kompas. 

Menulis Secara Otentik

Hindari bulu halus dan pengisi. Bersikaplah spesifik dan jujur. Gagasan ketika menulis esai persuasif adalah untuk memaksa dan meyakinkan pembaca, bukan untuk membuat mereka bosan atau kehilangan mereka dengan bertele-tele. Tempatkan diri Anda pada posisi pembaca saat Anda menulis, bayangkan Anda sedang mengonsumsi ide-ide ini untuk pertama kalinya. 

Mengintegrasikan Teknik Persuasif

Gabungkan elemen-elemen kunci persuasi ke dalam proses penulisan sehingga Anda dapat terhubung dengan pembaca secara emosional dan logis. Memanfaatkan etos, pathos, dan logo akan memberi Anda keunggulan kompetitif yang besar dengan tulisan Anda dan membuatnya agar Anda dapat membujuk dan meyakinkan dengan mudah. 

Merangkul Revisi

Lakukan revisi tanpa henti. Pastikan bahwa apa yang Anda sampaikan telah dipoles dan bebas dari kesalahan, kekurangan dalam argumen Anda, atau hal-hal lain yang tidak perlu. Terapkan etos dalam proses revisi untuk memastikan bahwa Anda sekredibel dan sebisa mungkin dapat dipercaya. 

Langkah-langkah untuk Menulis Esai Persuasif

Sekarang setelah Anda memiliki beberapa tips hebat tentang cara menulis esai persuasif, kita perlu membahas tentang bagaimana Anda benar-benar menyelesaikannya. Memiliki langkah-langkah yang tepat sehingga Anda dapat mengambil jalan yang benar dalam menulis esai Anda adalah kuncinya dan akan membantu Anda menjadi penulis yang lebih baik, lebih kuat, dan lebih persuasif. 

Langkah 1: Atur Pikiran Anda (Curah Pendapat)

Anda perlu mengatur pemikiran Anda tentang pokok bahasan bahkan sebelum Anda mulai meneliti, apalagi menulis. Semua gagasan atau ide yang sudah ada sebelumnya harus dicantumkan sehingga Anda dapat mengidentifikasi apa yang Anda pikirkan tentang subjek tersebut dan lebih memahami apa yang mungkin dipikirkan orang lain sebelum membaca tulisan Anda. Setelah Anda menetapkan semua pemikiran Anda dan menyusun daftar ide yang konkret, Anda siap untuk mulai meneliti.

Langkah 2: Meneliti Topik Anda

Tahap penelitian adalah fondasinya. Tanpa melakukan pendalaman dan penelitian mendalam tentang topik Anda, Anda tidak akan pernah bisa menulis esai yang persuasif. Kumpulkan sebanyak mungkin statistik, fakta, sumber, argumen, dan studi yang akan membantu Anda membuat esai yang persuasif dan menarik. Tanpa mengutip sumber yang tepat atau mendukung argumen dan ide Anda sendiri dengan data yang faktual dan dapat dipercaya, Anda akan tersesat. Menginvestasikan waktu untuk meneliti dan mengumpulkan sebanyak mungkin informasi yang berguna sebelum Anda mulai menulis adalah kuncinya.

Langkah 3: Kembangkan Pernyataan Tesis

Pernyataan tesis adalah ide utama dari esai Anda dan akan menyampaikan poin atau argumen utama yang akan Anda buat. Tesis akan ditambahkan di akhir pendahuluan dan masuk ke dalam semua poin dan argumen yang Anda buat di bagian isi yang akan mendukung pendirian utama Anda dalam tesis. Membuat tesis yang kuat sebelum Anda menulis sangat penting dan akan membantu memandu proses selanjutnya sehingga Anda dapat menulis esai yang paling persuasif. 

Langkah 4: Menulis Pendahuluan

Jika Anda kehilangan orang dalam intro, Anda dalam masalah. Pengantar yang kuat dan menarik adalah pengubah permainan dan satu-satunya cara agar Anda dapat menarik perhatian pembaca. Membuat pengait yang bagus di bagian awal esai Anda sebelum menambahkan pernyataan tesis Anda akan membuat pembaca berkomitmen lebih awal dan membuat mereka tertarik sehingga mereka tidak ingin berhenti membaca. 

Langkah 5: Menulis Tubuh Esai

Tubuh esai adalah bagian terpanjang dari esai dan dibagi menjadi beberapa paragraf. Biasanya, esai terdiri dari lima paragraf, tiga di antaranya merupakan bagian tubuh. Pendahuluan dan kesimpulan adalah dua paragraf lainnya. Setiap paragraf dalam tubuh esai harus fokus pada poin dan argumen yang berbeda yang mendukung pernyataan tesis Anda dan dengan jelas menjabarkan poin-poin yang ingin Anda sampaikan dalam esai persuasif Anda. 

Langkah 6: Menulis Kesimpulan

Kesimpulan harus meringkas esai Anda secara singkat dan juga menegaskan kembali argumen dan poin-poin utama yang Anda buat di sepanjang esai. Memiliki paragraf penutup yang kuat akan membantu Anda mengakhiri esai dengan baik. Anda harus menghindari terburu-buru dalam membuat kesimpulan atau tidak menganggapnya seserius bagian esai lainnya. Hal terakhir yang ingin Anda lakukan adalah kehilangan minat pembaca di akhir perjalanan. Anda ingin mereka selesai membaca dan merasa terinspirasi dan terdorong. Kesimpulan adalah tempat Anda untuk melakukan hal itu. 

Kesimpulan

Menulis esai tidak harus menjadi sesuatu yang Anda takuti. Meskipun esai dapat menimbulkan banyak kecemasan karena kerja keras yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas, memiliki pemahaman yang kuat tentang prosesnya akan membuat pengalaman menjadi lebih ringan dan efisien. 

Mengikuti langkah-langkah yang tepat dan menerapkan formula yang tepat akan membuat setiap kali Anda memiliki esai untuk ditulis, prosesnya akan menjadi lebih efisien dan hasil akhirnya akan jauh lebih baik.

AI yang tidak terdeteksi (TM)